Selasa, 14 Februari 2012






Tahu bahaya rokok bagi kesehatan tetapi sulit melepaskan diri dari jerat nikotin? Ada cara efektif mengatasinya, bahkan dalam waktu seminggu sudah ogah merokok.
Tidak sulit menemukan perokok di Indonesia. Hamper disetiap sudut lingkungan, kita dapat menemukan setidaknya satu orang perokok.
Perda larangan merokok memang sudah ditetapkan. Dalam perda tersebut, salah satunya mengatur para perokok di tempat umum. Namun aturan tinggal aturan, tanpa sanksi yang bikin kapok.

KENAPA MENCANDU?

Dalam satu barang rokok, terdapat berbagai kandungan kimia berbahaya yang mungkin tidak disangka-sangka. Nokotin, yang merupakan komponen adiktif pada tembakau, dapat mempengaruhi otak dalam waktu 10 detik. Nikotin juga bertanggung jawab menyebabkan otak perokok merasa rileks,denyut jantung, tekanan darah, dan adrenalin menjadi lebih baik. Oleh karena itulah perokok merasa tidak enak jika tidak merokok.
Ada juga Tar yangterdiri dari 4.000 bahan kimia, 60 diantaranya pemicu kanker. Rokokpun mengandung karbon monoksida yang juga ditemukan pada asap buangan kendaran bermotor. Senyawa ini menurunkan jumlah oksigen dalam darahdan menghalagi kinerja organ penyalur oksigen. Akibatnya tubuh kekurangan oksigen, jantung menebal dan bekerja lebih keras memompa darah.
Sebatang rokok memuat bahan kimia berbahaya lainnya, seperti: sianida, benzene, cadmium, methanol, asetilena, ammonia, formaldehida, hydrogen, hingga arsenic. Senyawa-senyawa tersebut bias digunakan sebagai bahan pengawet atau racun tikus.
 
SULIT BERHENTI?

Memang belum banyak yang mengetahui secara persis “koleksi” bahaya dalam sebatang rokok. Namun para “ahli isap” itu tahu merokok merokok membahayakan kesehatan, tetapi efek candu membuat mereka sulit berhenti jika tidak punya niat yang kuat.
Untuk mengurangi efek candu, ekstrak buah dan daun mengkudu membantu.kandungan alkaloid dalam mengkudu mempengaruhi sel-sel neurondan otak sehingga nikotin terasa kurang nikmat lagi. Alkaloid yang terkandung dalam mengkudu itu dari jenis seronin. Seronin ini bekerja memodifikasi dan menguatkan struktur protein dalam sel tubuh manusia. Buah ini juga dapat merangsang tubuh untuk memproduksi nitri oksida yang berfungsi melawan tumor, bakteri, dan parasit. Penelitian 40 dikter terhadap 447 pasien perokok di Amerika Serikat pun menunjukkan, buah mengkudu dapat menolong ketergantungan perokok sebanyak 58%.